Home » » Jadilah Lebih Kuat

Jadilah Lebih Kuat

Posted by Blog Amri Evianti on Saturday, 26 May 2012


Mulai dari terbit fajar aku sudah mulai menyalakan benda yang mampu menyetak tulisan ini, namun hingga matahari tergelincir tak kunjung satu paragraf tulisan yang mampu kuukirkan.
Di ruang yang menurutku benar-benar merasa tak mampu melakukannya, hingga mungkin adzan dzuhur nanti berkumandang tulisan ini tak kunjung selesai. Kadang aku berfikir apa yang menggerakkan jari ini melangkah menuju satu demi satu rangkaian abjad yang mulai ku kenal sejak 20 tahunan yang lalu. Kadang aku benar-benar merasa bosan untuk menulis meski hanya satu hal atau bahkan satu huruf sekalipun, ataukah ini tanda-tanda bahwa mimpi itu mulai redup atau bahkan mungkinkah ini rangkaian jalan yang teramat terjal untuk mencapai puncak impian itu? Siapa yang tau jawabannya? Kecuali Tuhan yang mempunyai rangkaian jalan untuk sosok yang bernama manusia.
Apa arti tulisan ini bagimu?tentu mungkin memang tak ada artinya meski aku sangat berharap tulisan ini mampu membuatmu sangat berarti, meski aku sangat berharap tulisan ini mampu yakinkanmu bahwa langkah pertamamu harus terus digerakkan hingga kau merasa lelah dan merasa tak mampu melangkahkannya, janjilah padaku bahwa meski tanpa tulisan ini kau baca sedikitpun engkau mempunyai beribu alasan untuk terus menuliskan banyak hal tentag kehidupan yang mungkin itu sangat berarti dan sangat menginspirasi bagi manusia di belahan bumi yang lain.
Waktu ku atau pun waktumu sangatlah sama yakni 24 jam satu hari satu malam, tentunya kesempatanlah yang membedakannya, kesempatan untuk terus menjadi cahaya dalam setiap keredupan yang mulai menjelma,  atau tidak mempunyai kesempatan memberikan cahaya karena mempunyai alasan yang bisa saja itu berguna atau sebaliknya. Jika hingga bacaan ini engkau merasa bingung mengikuti alurnya, maka sungguh aku sangat bingung untuk membawamu pada sisi kalimatku ynag seperti apa, aku hanya mulai mengikuti langkah satu demi satu jari-jariku yan selama ini terdiam, tersiksa karena ribuan himpitan alasan mengapa aku tak menggunakannya.  Jika engkau ini rangkaian dari rasa yang disebut “GALAU” ohh maaf ini bukan, justru ini adalah bagian semangat yang kupunya untuk terus belajar tentang arti  “KETEGARAN”  TEGAR untuk terus berdiri meski banyak duri yang mungkin akan menyakiti, TEGAR dalam berspekulasi meski tak usahlah perempuan terlalu bermuluk-muluk tentang sebuah prestasi dan mimpi, TEGAR dalam bernegosiasi tentang ribuan perubahan hidup yang silih berganti, TEGAR akan jutaan keraguan yang selalu mereka sematkan pada setiap impian yang tertanam.
Yaaaa KETEGARAN itu MILIKMU wahai sosok hawa? Kau simbol KETEGARAN di alam jagad raya ini dengan segala keterbatasan sebagai seorang hamba namun kau tetaplah istimewa dengan segala kelembutan jiwa. Teruslah percaya bahwa engkau mampu melakukan inci demi inci mimpi indah yang pernah engkau bangun di puncak khatulistiwa jagad ini. Juga ketegaran itu adalah milikmu sosok adam ketegaran yang tentunya tak bisa di sejajarkan dengan sosok hawa, adam-hawa adalah ketegaran  yang tentunya tidak bisa disamakan, namun mempunyai keistimewaan tersendiri, dan jika hingga detik ini ketegaran belum bisa kau temui, maka jadilah lebih tegar mulai detik ini jua,  tegarlah karena ada banyak hati yang akan menjadikanmu lebih kuat, dan banyak sosok manusia di bagian bumiNya yang sama-sama berjuang seperti kita.
Salam Ketegaran dari Amri Evianti
Yogyakarta, 26 Mei 2012
12.29 Wib



1 komentar:

  1. -
    Takdir ada di tangan kita, sebagian lagi Tuhan yang menggenggamnya. Tegar adalah pilihan. Tegar adalah jalan. Ada banyak cara mengekspresikan ketegaran, meski ketegaran itu sendiri hanyalah simbol kosong dari kegelisahan seorang hamba.

    ReplyDelete

Komentar apa aja deh yang penting nggak SPAM, sok kenal juga nggak apa, saya juga suka sok kenal ma blogger lainnya hehe
Terimakasih dan selamat datang kembali.

Translate

.comment-content a {display: none;}