Home » » Akhir Dari Sebuah Penantian: Hujan

Akhir Dari Sebuah Penantian: Hujan

Posted by Blog Amri Evianti on Monday, 21 September 2015

Sumber Gambar: bobo.kidnesia.com

Saat ini saya sedang berada di salah satu hotel di propinsi Jambi, tepatnya di Hotel Shang Ratu. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya bisa numpang update blog yang beberapa hari lalu tak sempat saya update atau sekedar membalas komentar dan berkunjung ke blog lainnya, dikarenakan gangguan wifi yang tidak dapat terelakkan *kekekekek*

Pada kesempatan yang sangat membahagiakan ini, jika bebrapa postingan yang lalu, saya sempat memposting Doa Minta Hujan dan Sholat Istisqo’ : Sholat Memohon Hujan, bahwasanya penulis laporkan dua hari yang lalu tanah kering penuh debu dan asap telah dikirim Hujan dari langit. Ada semburat senyum yang lama tak tampak,ada tangan yang lekas menarik selimut tebalnya yang sekian lama tidak pernah tangan terulur menarik. Ada suara yang begitu merdu, ya tetesan hujan yang menyisakan deru penuh irama. Allah terimakasih atas rizki ini, maafkan kami jika selama ini kami terlupa bahwa setiap gerak yang terjadi di dunia ini tidak lepas dari izinMu, akhirnya saya meyakini tidak ada penantian yang tanpa penghujung. Layaknya tanah yang menanti hujan ini, laksana bulan menanti malam, laksana mentari dengan sang siang. Jika aku tau sejak awal jika menanti itu berujung, maka aku akan menantimupenuh dengan kekuatan dan kesabaran. 


19 komentar:

  1. barusan ditempat saya kerja juga mau hujan mbak tapi nggak jadi.
    padahal mah sudah mendung banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mendung belum berarti hujan ya Kang hehehe, apakah kemarau juga di sana?

      Delete
    2. ya mbak, terakhir hujan bulan puasa kemarin :-)

      Delete
  2. Semoga musim hujan segera dimulai.. Kesian yang kena kabut asap.. ckckk

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin-amin ya neng, asap cepatlah berlalu kan nggak enak kalau kabut asap coba kabut duwit hihihihihi

      Delete
  3. Alhamdulillah, akhirnya hujan turun juga
    Saat ini hujan bisa menjadi berkah dan dinanti-nanti setiap orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, benar sekali Mas Hendri

      Delete
  4. tempat saya masih bertahan mbak kemaraunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi kalau yang di bekasi malah sempet kebanjiran harii jumat lalu :(

      Delete
    2. wah-wah sempat kebanjiran? bagi-bagi dong airnya, jangan banjirnya ya hehe

      Delete
  5. bener juga sih sekarang lagi musim-musimnya kemarau dan jarang ada hujan turun kebnykn cuman mendung hujan nya ngga. akibat kemarau panjang ini di kalimantan tempat saya tinggal banyak terjadi kebakaran hutan di daerah kalimtan yang mengakibatkan kabut dimana-mana dan kabut tidak baik untuk kesehatan, yang kami harapkan saat ini iya lah turunnya hujan agar kebakaran dan kabut menghilang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin-amin, tapi kalimantan habis dapt kunjungan ya kang Arif dari bapak presiden?hehe

      Delete
  6. alhamdulillah semoga hujannya membawa berkah dan bisa nyusul untuk berkenan tertumpah di tempat tinggal saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin-amin, dan kami masih terus menunggu hujan ada lagi hehehe

      Delete
  7. Semoga dengan adanya hujan tanah yang kering kembali hidup dan hutan hutan yang terbakar di daerah Sumatra dan Kalimantan lekas padam ya mbak :)

    ReplyDelete

Komentar apa aja deh yang penting nggak SPAM, sok kenal juga nggak apa, saya juga suka sok kenal ma blogger lainnya hehe
Terimakasih dan selamat datang kembali.

Translate

Blog Archive

.comment-content a {display: none;}