Home » » Surat Terbuka Untuk Anak-Anakku

Surat Terbuka Untuk Anak-Anakku

Posted by Blog Amri Evianti on Sunday, 27 November 2016

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Ku buka satu demi satu surat cinta darimu Nak. Kurobek bungkus demi bungkus kertas kado yang membalut bingkisan mungilmu,meski ingin rasanya menjadikannya sebuah prasasti yang abadi, tapi bukankah tak ada yang abadi di dunia ini ?ku baca suratmu satu demi satu. Baris demi baris,hingga lembar demi lembar surat dan puisimu. Meski ada puisi yang kau ambil dari buku, lain kali buatlah dengan imajinasi dan penamu ya Anakku.
Ada banyak pujian, doa dan harapan darimu anakku. Namun sebenarnya Ibu Gurumu ini masih jauh dari kata sempurna. Masih jauh dari kata luar biasa, Ibu masih sama belajar bersamamu. Jika ada yang masih kau ingat pesan Ibu bukankah itu sebuah keajaiban ? Dari Ibu Guru yang sedang belajar ini.
Maafmu Nak, yang kau tulis dengan segenap hatimu, Ibu terima dengan hati terbuka. Meski begitu sudah barang tentu Ibu yang sering berinteraksi denganmu sudah pasti kesalahan Ibu pun tak bisa dihindari, darinya dalam kesempatan ini maafkan atas kesalahan Ibu di masa lalu.

Terimakasih atas doa demi doa yang kalian panjatkan, terimakasih telah menjadi teman belajar Ibu selama di Nurul Jadid, jadilah kebanggaan Orang tua, Guru,Agama dan Bangsamu. Jadilah pribadi yang indah akan budi pekerti. Berani melakukan dan mengingatkan pada kebenaran serta  kebaikan. Tidak semua yang disukai banyak orang itu adalah kebenaran tapi percayalah Allah menyukai pada orang yang berbuat kebaikan. Dan mengertilah tidak semua orang suka pada kebaikan, meski begitu tetaplah dan teruslah berbuat kebaikan dimanapun kalian berada.
Jadilah orang yang percaya diri karena kalian berbuat baik jangan percaya diri dan sombong karena berbuat keburukan. Tinggikan ahlakmu niscaya Allah akan meninggikan derajatmu. Jauhkan sifat iri dan dengki kepada sesamamu. Tinggalkan sifat cemburumu karena kedekatan gurumu dengan teman lainmu. Karena, porsi doa untuk kalian sama, sayang untuk kalian juga senada. Tak ada guru manapun di dunia ini yang mengharapkan hal buruk untuk siswa siswinya. Darinya jadikanlah momentum hari Guru Nasional ini sebagai pengingat kembali untuk memulyakan gurumu hingga titik darah terakhirmu.Begitupun sama guru-gurumu mempertaruhkan hidupnya untuk masa depanmu dan untuk kebaikanmu.  Akhirnya kepada anak-anakku, jadilah penyejuk mata untuk guru-gurumu. Jadilah cahaya di tengah gelapnya semesta. Jadilah pembeda laiknya gelar pada Khalifah Umar Bin Khatab,  karena kebaikan bukan karena keburukan.
Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Dari: Ibu Amri Evianti


0 komentar:

Post a Comment

Komentar apa aja deh yang penting nggak SPAM, sok kenal juga nggak apa, saya juga suka sok kenal ma blogger lainnya hehe
Terimakasih dan selamat datang kembali.

Translate

.comment-content a {display: none;}