Home » » Menikahlah!, lalu Belajarlah! (Happy 4th Anniversary)

Menikahlah!, lalu Belajarlah! (Happy 4th Anniversary)

Posted by Blog Amri Evianti on Wednesday, 16 August 2017

Dulu jauh sebelum aku menikah, aku kira menikah itu soal sederhana. Ada yang naksir , lalu kita juga naksir hahaha. Langsunglah menuju pelaminan, Namun, perkara menemukan jodoh itu tidak semudah apa yang ada dalam adegan ftv, tabrakan lalu buku berjatuhan tumbuhlah cinta dan datanglah pernikahan. Sungguh aku sempat berada pada posisi Jomblo , jadi tulisan ini bukan untuk membuat para jomblo sakit hati. Lalu tergabunglah satu cerpenku dalam antologi BUKAN LAJANG DESPERADO pada tahun 2013.

Tulisan itu pun  yang menjadi salah satu hadiah pernikahan untuk suamiku, yang juga kami menikah pada tahun 2013 setelah aku menyelesaikan satu cerpen tersebut. Itu artinya tepat tanggal 16 Agustus 2017 ini usia pernikahan kami menginjak usia ke 4.

 Alhamdulillah wa syukurillah, Allah masih mengizinkan kami beribadah dalam  sebuah ikatan pernikahan. Hal tersebut adalah karunia terindah dalam kehidupan kami,  darinya aku telah banyak banyak belajar tentang menghargai, mencintai, mensyukuri apapun yang telah kami terima. Yang pasti karunia Allah itu tak a da yang kecil bagi kami, semua begitu besar .

Pada moment ini aku ingin berbagi , dan mengikat nasehat untuk diri sendiri. Kelak, jangan sekali-kali membandingkan kehidupan dalam rumah tangga kita dengan rumah tangga sebelah, atau sebelahnya. Karena  hal itu tak akan pernah ada habisnya, dan akan membuat kita semakin mengerdilkan setiap pemberian Allah pada kita. Rizki apapun bentuknya dalam sebuah rumah tangga tak akan tertukar dengan sang tetangga. Semua bahagia adalah titipan, lalu tak perlu mengolok kegundahan orang lain. Pun sama, kesedihan adalah sebuah pelajaran untuk mensyukuri setiap kebaikan yang pernah kita terima dalam kehidupan.

Mari belajar untuk tidak melihat kelebihan-kelebihan yang sifatnya dunia, karena itu akan membuatmu lupa bahwa kau sebenarnya bahagia. Kita sama-sama tahu bukan? sumber kebahagiaan itu tak harus sama. Jika ada yang belum tercapai, bukan berarti kita kalah bukan? Karena kita tidak sedang berada di area perlombaan antar anggota pasangan pernikahan se RT maupun se Facebook. kwkwkw.

Untuk ke empat orang tua kami terimakasih telah merestui pernikahan kami, menghujaninya dengan doa dan keridhaan. Hingga kami mampu menjalani setiap ujian yang Allah berikan. Untuk guru-guru kami terimakasih atas nasehat dan doa yang tak pernah putus.

Suamiku, ya saat ini untukmu. Terimakasih berulang kali kuhaturkan, jikapun bisa pasti akan aku ucapkan dalam setiap tarikan nafasku. Terimakasih telah menjadi kan aku rekan beribadamu dalam bab pernikahan. Benar apa yang Mas sampaikan, nikah itu salah satu bentuk ibadah, akan ada banyak pahala di dalamnya. Perjalanan kita selama  ini semoga menjadi salah satu bentuk ibadah kita, ruang belajar untuk kita berdua, belajar apapun.

 Maturnuwun telah menjadi suami, guru, sahabat dan teman bagiku. Seperti cerpen yang ku tulis dalam antologi LOVE NEVER DIES ;Aku selalu berharap setelah kelahiranku, aku hanya bertemu dan hanya mencintaimu. Engkau adalah laki-laki sederhana yang mempunyai cinta dan budi tak sederhana. Darinya aku ingin menjaga cinta ini seumur  dan sepanjang nafasku. Jika suatu saat nafasku berhenti di dunia. Aku akan meminta pada Tuhan, saat nafasku dikembalikan pada dunia berikutnya, agar aku memiliki cinta ini untukmu dan berharap kau akan memimilihku kembali menjadi kekasihmu.


Selamat Memperingati Moment Pernikahan ke-4 Suamiku, semoga keberkahan, keridhoaan Allah memenuhi hati dan perjalanan kita di dunia ini.





3 komentar:

  1. Wah-wah puitisnya Mbak Evi :) Gak kebayang gimana si Abang bahagia punya istri se-romantis Evi xixixixi :P
    Selamat aniversarry ke-4 ya :) Sejuk dan damai penuh keharmonisan dalam membina rumah tangga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ihhhh masih aja mampir di sini hehe makasih mas. langgeng terus ya ngeblognya hee

      Delete
  2. Nice post, things explained in details. Thank You.

    ReplyDelete

Komentar apa aja deh yang penting nggak SPAM, sok kenal juga nggak apa, saya juga suka sok kenal ma blogger lainnya hehe
Terimakasih dan selamat datang kembali.

Blog Review Daikin AC

Translate

.comment-content a {display: none;}