Home » » Lelaki Selalu Salah

Lelaki Selalu Salah

Posted by Blog Amri Evianti on Tuesday, 15 January 2019

Sumber Gambar : satujam.com

Perempuan adalah manusia paling aneh di muka bumi. Bagaimana tidak? Saat dia marah selalu saja aku yang salah. Pagi itu kami ke pasar dengan hati tenang dan damai. Ia memegang pinggangku dari belakang. Tanda yang paling jelas saat dia marah di perjalanan adalah tidak memegang pinggangku saat naik motor. Tentu dengan tanda mesra pagi ini, kami baik-baik saja.
.
Jalan pasar tampak becek tersiram hujan yang sudah beberapa bulan terakhir tidak mampir. Ia semakin erat memegangku. Sesampainya parkiran, aku menyarankan bahwa aku akan menunggunya di parkiran atas bukan bawah. .
"Mas, di parkiran bawah aja. Jalan ke atas becek," jawabnya tanpa meminta persetujuanku. Saat seperti ini, aku hanyalah tukang ojek yang harus patuh dengan pelanggannya (hahahaha ngakak pura-pura bahagia).

Aku menunggunya dengan santai, sembari memainkan smartphone milikku. Istriku tidak pernah selama ini berbelanja. Tapi aku tetap tak merasakan ada suatu kejadian apapun. Hingga sebuah suara mengagetkanku.

"Masssssss ...." bibirnya mengumpul jadi satu, matanya berkobar penuh api yang menyala-nyala.

Sebelum aku menanyakan apa yang tengah terjadi. Dia sudah berceramah di depanku.
.
"Mas, gimana sih. Katanya mau nunggu di atas!"

"Lho tadi katanya Mas, diminta nunggu di bawah ...." aku mencoba membela diri. Dan ia pura-pura amnesia tidak pernah mengucapkannya. .
Ya Tuhan bagaimana hatinya bisa sangat mudah untuk koprol dari tempatnya. Sepanjang jalan,ia diam. Dan sudah dipastikan ia tidak akan memegang pinggangku karena sedang marah padaku.

Aku pun hanya diam, tak berucap sepatah kata. Takut, apa yang kuucapkan pada nantinya semakin menambah runyam suasana. .
Hei para suami di seluruh negeri. Tetaplah kuat menghadapi istri-istrimu. Pura-puralah bahwa kita yang bersalah, meski menurut dunia wanita itu yang bersalah. Lalu, jika suasana sudah tentram, nasehati ia bahwa siapa sebenarnya yang harus minta maaf pada suaminya. Jika marah lagi, kembali lagi berpura-pura bahwa kita penyebab kericuhan. Begitu seterusnya, selamat mencoba hahahaha (ngakak ngenes)


5 komentar:

  1. Udah,,,,kalo udah kayak gitu para suami mending diem atau malamnya tidur diluar wkwkwk.

    ReplyDelete
  2. perempuan emang gitu bang suka seenakya sendiri, kadang sebel dengan yang namanya perempuan, tapi kalo dunia ini gak ada perempuan rasanya hampa :D

    ReplyDelete
  3. Wahahaha ini para lelaki kemana niiiiih, ayoooo keluarkanlah uneg-unegmu wkwk

    ReplyDelete
  4. Whahhahah...
    Ngga berani ber-argumen :D

    ReplyDelete

Komentar apa aja deh yang penting nggak SPAM, sok kenal juga nggak apa, saya juga suka sok kenal ma blogger lainnya hehe
Terimakasih dan selamat datang kembali.

Translate

.comment-content a {display: none;}